4 Cara Mengasah Kreativitas Anak
Hai
Sahabat Abi Ummi, cobalah tengok aktivitas si kecil. Tanpa sadar ternyata
banyak sekali aktivitas anak yang mengarahkan mereka untuk berpikir kreatif.
Namun, sering kali kita membiarkan mereka bermain seadanya. Padahal, begitu
banyak potensi yang tersimpan di dalam jiwa anak. Kreativitas, itulah salah
satunya.
Siapa
tak bahagia ketika melihat buah hati menggambar cantik dengan warna-warni
menarik. Siapa tak tersentuh ketika anak menyodorkan aneka perkakas mainannya
demi membantu umminya saat kesulitan membuka kaleng makanan. Atau siapa mengira
seorang anak balita dapat mengubah sebuah kardus bekas menjadi mainan yang
menarik.
Berpikir
kreatif merupakan salah suatu kecakapan yang penting dimiliki anak. Kecerdasan
ini akan sangat berguna saat buah hati telah dewasa kelak. Kecakapan ini tentu
saja dapat diasah sedari kecil. Tentunya para orang tualah yang mampu
mengasahnya. Berikut ini terdapat empat cara menstimulasi anak agar berpikir
kreatif, disarikan dari laman parenting.com.
1. Down Time
1. Down Time
Berikan
anak waktu santai. Tahukah Sahabat Abi Ummi, jadwal yang padat dapat
mengakibatkan seseorang tak mampu berpikir kreatif. Pasalnya, jadwal padat akan
mengakibatkan stres dan stres mampu mematikan kreativitas. Berikan waktu dalam
jadwal buah hati untuk bersantai dan mengisitirahatkan otak. Kegiatan rehat ini
bisa dilakukan dengan tidur siang, jalan-jalan, berlibur, dan sebagainya.
2. Memahami
Kegagalan
![]() |
| 4 Cara Mengasah Kreativitas Anak |
Biarkan
anak tahu dan mengerti kegagalan. Pengalaman gagal akan menumbuhkan anak
menjadi seorang yang berpikir kreatif. Dari kegagalan, mereka akan belajar
hingga membuat mereka lebih kreatif. Oleh karena itu, orang tua tak perlu
sungkan untuk membiarkan anak memiliki pengalaman gagal. Artinya, pertolongan
orang tua tidaklah harus selalu dilakukan. Ada kalanya, anak harus melakukan
usahanya sendiri.
3. Bermain
Peran
![]() |
| bermain peran |
Pretend
play,
atau bermain peran merupakan salah satu cara efektif untuk menstimulasi anak
agar berpikir kreatif. Terbukti, sebuah penelitian di AS menunjukkan bahwa
anak-anak prasekolah yang sering kali bermain peran ternyata berdampak pada
tingginya tingkat kreativitas. Luangkan waktu untuk bermain dengan si kecil.
Siapkan alat peraga dan cerita-cerita menarik untuk bermain peran. Si kecil
bisa menjadi dokter dan kita sebagai pasiennya. Bisa pula menjadi pedagang
dan pembeli, menjadi polisi, atau bahkan menjadi karakter hewan, seperti
kupu-kupu, kancil, ataupun gajah.
4. Berinovasi
pada Mainan
Cara
terakhir yang dapat kita lakukan agar anak berpikir kreatif yakni dengan
memberikan kesempatan mereka untuk berinovasi dengan mainan mereka. Tak perlu
memikirkan dampak kekacauan yang akan terjadi. Tak perlu pula memikirkan hasil
akhirnya. Proses anak dalam berinovasi itulah yang mampu menstimulasi mereka
agar berpikir kreatif. Biarkan mereka membuat segala sesuatu yang
diimajinasikan. Kita dapat memfasilitasinya dengan membelikan mereka
mainan lego, blok, play dough, cat warna-warni, dan lain sebagainya.
Demikian empat cara yang dapat dilakukan Sahabat Abi Ummi untuk
mengasah anak-anak berpikir kreatif. Cara-cara tersebut sangat sederhana, namun
dampaknya nyata. Yuk mulai membuat daftar kegiatan bersama si kecil.
Afrizahanifa


0 Response to "4 Cara Mengasah Kreativitas Anak"
Posting Komentar